Selain Putri Mako,inilah 2 putri lainnya yang menanggalkan status kekaisarannya

2019-05-23 06:09:01 抗禹 26
2017年9月4日上午11:34发布
2017年9月4日上午11:34更新

状态KEKAISARAN。 Putri Mako resmi menanggalkan status kekaisarannya setelah mengumumkan pertunangannya dengan Kei Komuro。 Foto oleh Jiji Press /法新社

状态KEKAISARAN。 Putri Mako resmi menanggalkan status kekaisarannya setelah mengumumkan pertunangannya dengan Kei Komuro。 Foto oleh Jiji Press /法新社

雅加达,印度尼西亚-Pada Minggu,9月3日lalu,Putri Mako dari Kekaisaran Jepang telah mengumumkan secara resmi pertunangannya dengan warga Jepang biasa。 Seperti yang diatur dalam aturan hukum Kekaisaran Jepang,Mako akan kehilangan gelar kekaisarannya。

(BACA JUGA: )

Cucu perempuan dari Kaisar Akihito ini bertemu dengan Kei Komuro,calon suaminya,pada saat mereka berdua masih merupakan mahasiswa di International Christian Universitydi Tokyo。 Setahun kemudian,pada 2012,Kei melamar sang putri。

Berita mengenai pertunangan Mako dan Kei memicu perdebatan publik soal apakah aturan hukum harus diganti agar perempuan yang lahir di keluarga kekaisaran Jepang dapat meneruskan peran kekaisaran mereka。

Sejak 2005,sudah ada dua putri Kekaisaran Jepang yang telah terlebih dahulu menempuh jalur yang kini Mako jalani。 Mereka menanggalkan gelar kebangsawanan demi menikahi orang yang mereka cintai。

Sayako,Putri Nori(kini Sayako Kuroda)

Foto dari维基百科

Foto dari维基百科

Putri Nori(Putri Sayako)adalah anak bungsu dan satu-satunya putri dari Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko。 Ia lahir pada,1969年4月18日。

Ia lulus dari Universitas Gakushuin pada 1992 dan mendapatkan gelar di literatur Jepang,ia menjadi peneliti di Yamashina Institute for Ornithology。

Pada 2005年11月15日,di usia 36 tahun,ia menikahi Yoshiki Kuroda,seorang perencana tata kota untuk pemerintahan kota Tokyo。 Yoshiki dan Putri Nori merupakan teman masa kecil yang bertemu kembali di jenjang perkuliahan。

Putri Noriko(kini Noriko Senge)

Foto dari维基百科

Foto dari维基百科

Lahir pada 22 Juli 1988,Putri Noriko merupakan anak perempuan kedua dari mendiang Pangeran Norihito dan Putri Hisako dari Takamado。

Ia mendapatkan gelar psikologi dari Universitas Gakushuin saat lulus pada 2011. TIga tahun kemudian pada 5 Oktober 2014,ia menikahi Kunimaro Senge,anak tertua dari kepala pendeta di kuil Izumo Taisha。

Pasangan ini pertama bertemu di 2007,saat sang putri dan ibunya mengunjungi kuil tersebut。 -dengan laporan AFP / Rappler